LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam membacakan surat keputusan Gubernur Aceh tentang pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Subulussalam menjadi definitif, Senin, (15/6/26).
Pelantikan ini, terbilang singkat setelah menjabat sebagai Plt Sekda pada pertengahan Maret 2026 kemarin. Kini, Asrul Assani dilantik Walikota menjadi Sekda definitif sekaligus menjabat asisten satu di Sekretariat Daerah Kota Subulussalam.
Disamping itu, atas terlantiknya Asrul Assani sebagai Sekda definitif, Bahagia Maha (BM) merupakan Tokoh Masyarakat serta Tokoh Pemekaran Kota Subulussalam menitipkan harapannya untuk segera membenah diri dalam tugas-tugas sebagai Sekda baik untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tentang pengelolaan keuangan pemerintah, yang diketahui bersama masih banyak permasalahan yang harus di selesaikan.
Kata Bahagia Maha, tepat pada hari ini 15 Juni 2026 usia Pemko Subulussalam genap 19 Tahun. Sebagaimana cita-cita para pejuang dan pendahulu, bahwa lahirnya Pemerintahan di Kota Subulussalam untuk memperpendek rentang kendali untuk mempermudah pengurusan administrasi dan pelayanan terhadap masyarakat setempat.
Sebelum pemekaran diceritakan Bahagia Maha, selama ini kita masih berhubungan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil sejak Tahun 1999 hingha 2007. Dimana saat itu, kita masih berurusan dengan kantor Pemerintah di Aceh singkil yang jarak tempuhnya mencapai 70 km dari Kota Subulussalam.
“Alhamdulillah, pasca Pemekaran Kota Subulussalam, hubungan Kecamatan ke Kota paling jauh berkisaran antara 15 sampai 20 KM. Oleh karena itu, seluruh proses administrasi masyarakat harus dilayani dengan maksimal apalagi saat ini jaman teknologi yang telah canggih dan dapat mempercepat selesai dengan pelayanan maksimal,” ujar Bahagia Maha.
Bahagia Maha juga menyampaikan beberapa harapannya kepada Sekda Asrul Assani yang baru di lantik sebagai pejabat definitif.
โ Segera menata ulang dan menfasilatasi rapat tentang tata ruang (RT/RW) agar seluruh investor yang masuk harus mempedomani aturan tersebut dan perlu di sosialisasikan dengan masyarakat Kota Subulussalam.
โ Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), memberikan peluang untuk berjejak karir sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang di miliki mereka.
โ Jabatan yang masih lowong yang di isi oleh Pelaksana Tugas (PLT) agar di tahun 2026 ini sudah di definitifkan melalui proses lelang jabatan Pimpinan Pratama.
โ Memprioritaskan yang telah memiliki pangkat yang mencukupi dan yang matang pengalmannya agar pemerintahan Kota Subulussalan memberikan peluang kepada ASN untuk menjadi yang terbaik di nasional maupun wilayah Aceh dan khususnya untuk Kota Subulussalam.
โ Memfasilitasi kembali tim Pemekaran Kecamatan yang mengajukan pada saat pemerintahan yang sebelumnya untuk menjadi proritas agar keperluan masyarakat secara pemerintahan dapat dekat dari kampong ke ibukota kecamatan yang baru, dan terkhusus mempercepat defenitifnya Kampong subulussalam beringin dari pemekaran kampong Subulussalam.
โ Segera membentuk tim pemilihan kepala kampong di wilayah kota subulussalam yang di jabatan saat ini oleh penjabat(Pj) supaya jabatan definitif melalui proses pemilihan dari masyarakat.
โ Mendata mahasiswa kita diperantauan agar yang sedang kuliah dapat di carikan beasiswa untuk meringankan beban orang tua mahasiswa tersebut yang tidak memiliki kemampuan menanggung biaya mandiri, dan yang bagi lulusan S1 untuk segera di fasilitasi dengan perusahaan yang ada di kota subulussalam agar menerima sesuai kemampuan keahliannya dan anak-anak yang tamatan kuliah dari kota subulussalam mendapatkan tempat pekerjaannya.
โ Mendukung kebijakan pemerintah tentang penertiban maksiat dan pencegahan dini bagi anak-anak remaja di kota subulussalam. (*)



