LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Pemerintah kabupaten Aceh Barat Daya(Abdya) menggelar peusijuk Jamaah Calon Haji (JCH) 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur, Senin (11-5-2026). Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, kepala perangkat daerah, serta keluarga jamaah.
Bupati Abdya, Safaruddin, mengatakan ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.
โPerjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan hati dan penghambaan diri kepada Allah SWT. Karena itu, ketika seseorang dipilih menjadi tamu Allah, maka sesungguhnya itu merupakan kemuliaan yang sangat besar,โ kata Safaruddin.
Pemerintah Kabupaten Abdya mencatat jumlah Jamaah Calon Haji tahun ini mencapai 93 orang yang tergabung dalam Kloter 12. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 64 jamaah.
Salah satu calon haji yang turut berangkat tahun ini ialah Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, bersama ibundanya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, Kecamatan Susoh menjadi wilayah dengan jumlah jamaah terbanyak yakni 20 orang. Disusul Kecamatan Manggeng sebanyak 17 orang, Blangpidie dan Lembah Sabil masing-masing 16 orang, Kuala Batee 12 orang, Tangan-Tangan 6 orang, Jeumpa 4 orang, serta Setia 2 orang. Sementara Kecamatan Babahrot tahun ini tidak memiliki jamaah yang berangkat.
Dari total jamaah, sebanyak 64 orang merupakan perempuan dan 29 orang laki-laki.
Jamaah tertua tercatat atas nama Ramli Ganto berusia 88 tahun asal Kecamatan Kuala Batee. Adapun jamaah termuda ialah David Ramadani Alghifani yang berusia 18 tahun dari Kecamatan Susoh.
Safaruddin mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah haji. Ia juga meminta jamaah mengikuti arahan petugas dan pembimbing agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
โKami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan memperoleh predikat haji dan hajjah yang mabrur,โ ujarnya.
Sesuai jadwal, jamaah akan diberangkatkan dari Abdya menuju Banda Aceh pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. Jamaah kemudian masuk Asrama Haji pada Ahad, 17 Mei 2026 pukul 07.00 WIB sebelum bertolak ke Tanah Suci pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 01.55 WIB.
Untuk mendukung proses keberangkatan, pemerintah daerah menyiapkan 10 unit mobil Hiace sebagai transportasi jamaah. Sementara barang bawaan jamaah akan diangkut menggunakan truk milik Dinas Sosial.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Abdya juga memberikan uang saku sebesar Rp1 juta kepada masing-masing jamaah sebagai bentuk dukungan bagi para calon tamu Allah.



