Lhokseumawe
Beranda | DEMA UIN SUNA Usulkan program Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu kepada Wali Kota Lhokseumawe

DEMA UIN SUNA Usulkan program Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu kepada Wali Kota Lhokseumawe

LINEAR.CO.ID | LHOKSEUMAWE – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mengusulkan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu asal Kota Lhokseumawe dalam pertemuan bersama Wali Kota Lhokseumawe yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026), pukul 12.00 WIB, di Ruang Rapat Wali Kota Lhokseumawe. Selain membahas akses pendidikan, DEMA UIN SUNA turut menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan kebutuhan publik lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, DEMA UIN SUNA menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk keluarga fakir miskin dan yatim piatu. Usulan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala persoalan ekonomi.

Presiden Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Fauzan Azima, berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat mempertimbangkan dan menindaklanjuti usulan tersebut melalui program beasiswa yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

โ€œKami berharap program beasiswa ini dapat menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pendidikan generasi muda, khususnya mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan anak-anak yatim piatu. Keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi siapa pun untuk mengenyam pendidikan tinggi dan meraih cita-citanya,โ€ ujar Fauzan.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap mahasiswa yang membutuhkan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan juga investasi bagi masa depan daerah. Melalui akses pendidikan yang lebih merata, generasi muda diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi bagi pembangunan Kota Lhokseumawe.

Ketua KNPI Lhokseumawe: Sekolah Rakyat Buka Harapan Baru bagi Generasi Muda

Selain mengusulkan program beasiswa, DEMA UIN SUNA turut menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai peningkatan dan perbaikan infrastruktur serta berbagai kebutuhan publik lainnya. Penyampaian aspirasi tersebut merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial dan pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Fauzan menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam dunia akademik, tetapi juga berperan sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik dan mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Berbagai usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut mendapat sambutan baik dari Wali Kota Lhokseumawe. DEMA UIN SUNA berharap respons positif tersebut dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, terutama terkait pembahasan mekanisme, kriteria penerima, serta dukungan anggaran untuk program beasiswa.

DEMA UIN SUNA juga berharap pemerintah daerah terus membuka ruang dialog bersama mahasiswa agar persoalan pendidikan, infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat dapat dibahas secara konstruktif serta menghasilkan solusi yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, DEMA UIN SUNA menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan akses pendidikan yang lebih merata, mengawal kepentingan mahasiswa, dan menyuarakan kebutuhan masyarakat demi terwujudnya Kota Lhokseumawe yang lebih maju dan sejahtera.

DPRK Lhokseumawe Setujui Perubahan APBK 2026, Faisal: Anggaran Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

ร—
ร—