LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Oyon akrab disapa warga setempat, mengular hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Belakangan ini, SPBU yang bernomor 14.237.452 yang beroperasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, kerap sekali mengalami kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Menyebabkan, antrean kendaraan yang meluap hingga menghasilkan kemacetan lalulintas. Mirisnya, tak seorang pun karyawan SPBU terlihat untuk melakukan pengawasan terhadap lalulintas di kawasan SPBU tersebut.
Harusnya, manajemen SPBU bertanggungjawab penuh untuk mengatur alur kendaraan di dalam area SPBU dan menyediakan petugas agar kendaraan tidak meluber ke badan jalan.
Diketahui, kawasan SPBU Oyon ini merupakan akses yang ramai dilalui pengguna jalan. Lantaran, akses itu merupakan jalan nasional lintasan Aceh bagian Barat Selatan (Barsela) menuju Sumatera Utara. Ditambah lagi bersimpangan langsung dengan jalan protokol Kota Subulussalam.
Seperti kejadian Sabtu, 25 Juli 2026 tadi malam, terpantau media ini arus lalulintas disana macet total disebabkan antrean SPBU hingga kendaraan meluber ke badan jalan tanpa adanya pengawasan dari pihak SPBU.
Warga berharap, kejadian ini tidak terulang kembali dan meminta manajemen SPBU menyiagakan petugasnya untuk mengatur antrean di area SPBU tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas akibat antrean tersebut.
Sementara, awak media ini belum mendapat tanggapan dari pihak manajemen SBPU Oyon. (*)


