Daerah
Beranda | Penggunan Knalpot Brong Marak di Abdya, Warga Resah Polisi Diminta Bertindak

Penggunan Knalpot Brong Marak di Abdya, Warga Resah Polisi Diminta Bertindak

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Pengguna knalpot racing (brong) semakin banyak dikalangan masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)

Hal tersebut membuat warga kian resah karena selain bising juga mengganggu ketenangan. Salah seorang warga yang tinggal di jalan Kesehatan Blangpidie, kamis (09-02-2023) Andy mengatakan, suara knalpot racing brong sangat menganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Baik di siang, sore, maupun malam hari.

โ€œApalagi pengendara seperti terkesan sengaja memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga membuat semakin bising,โ€ ujarnya.

Selain itu, suara knalpot racing membuat aktifitas dan konsentrasi kerja maupun saat beribadah menjadi terganggu.

โ€œIni bukan hanya saya yang merasa terganggu, tetapi warga sekitar juga. Apalagi saat jam istirahat maupun saat melaksanakan shalat, pengguna knalpot racing itu sering memainkan gas motornya,โ€ katanya dengan nada kesal.

Wabup Abdya Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Berikut Daftar Nama dan Jabatannya

Warga berharap agar pihak Kepolisian khususnya Satlantas Polres Abdya untuk segera memberikan tindakan penertiban kepada pengguna knalpot racing yang sangat mengganggu pengguna jalan.

โ€œTolong pihak Kepolisian jangan hanya melakukan himbauan saja, tolong ditindak,โ€ pintanya.

Sementara itu, Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha melalui Kasatlantas Polres setempat, AKP Tri Andi Dharma, mengatakan, saat ini penertiban sedang dilaksanakan Satlantas.

Selain merupakan bagian dari cipta kondisi yang diintensifkan kembali jelang ramadhan, juga bagian dari tindak lanjut dalam merespon keluhan masyarakat atas kebisingan dan polusi suara yang ditimbulkan.

“Penertiban ini selain menanggapi keluhan-keluhan warga juga sebagai kegiatan rutin kita dalam melakukan penertiban kendaraan apalagi menjelang bulan puasa,” kata AKP Andi. (*)

Kebakaran di Cepu Subulussalam, Tidak Memakan Korban Jiwa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร—
ร—