LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA –Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) akhirnya mencetak sejarah pada momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 kabupaten setempat setelah meraih juara Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Dunia.
Pemerintah Abdya meraih prestasi itu lewat kuliner khas Aceh dengan bakar 15 ribu lemang dan 34 ribu tape pada kegiatan Meuseraya Toet Leumang yang dilaksanakan di bantaran sungai Krueng Beukah tepatnya di Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie, kabupaten setempat.
Perwakilan MURI Indonesia dalam kesempatan itu mengatakan, Luhtfi Syah Pradana menyampaikan bahwa Abdya telah mampu mencetak prestasi dengan membakar lemang 15 ribu dan tape sebanyak 24 ribu.
“Setelah kita melakukan perhitungan dan memverifikasi atas sajian lemang dan tape yang di klaim yang terbanyak di Indonesia. Maka dari hasil itu, MURI memtusukan dan mencatatkan Abdya sebagai rekokr dunia,” kata Luthfi Syah Pradana.
Luthfi juga mengucapkan selamat kepada masyarakat Abdya atas torehan prestasi yang telah diraih. Semoga, dengan rekor dunia ini Abdya kedepan semakin maju dan lebih berkembang.
“Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati izin kan kami menyerahkan piagam penghargaan sajian lemang dan tape terbanyak di dunia kepada pemerintah kabupaten Abdya,” kata dia.
Amatan anteroaceh.com di lokasi, setelah ditetapkan sebagai rekor MURI dunia lewat bakar 15 ribu lemang dan tape sebanyak 34 ribu, Bupati Safaruddin langsung menerima piagam penghargaan yang diserahkan oleh perwakilan MURI Indonesia Luthfi Syah Pradana yang ikut didampingi oleh Forkopimda Abdya.



