LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Mobil jenis Kijang Innova yang di tumpangi oleh Pasangan Suami Istri (Pasutri) berdomisili di Kota Subulussalam ini, diduga terjun bebas ke Jurang Lae Kombih, pencarian terus digencarkan, Jumat, (3/4/26).
Naas yang menimpa Pasutri, warga Kampong Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam ini, dilaporkan hilang pada Senin, 30 Maret 2026 sekira Pukul 23:00.
Bersamaan dengan adanya laka tunggal mengarah ke Jurang Lae Kombih tepatnya di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTUJ, Kabupaten Pak-Pak Bharat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Mendapati laporan pada Selasa, (31/3/26), sekira pukul 7:00 Wib, Kapolres Pak-Pak Bharat AKBP Agus langsung mengerahkan personil untuk melakukan pencarian di lokasi diduga terjunnya mobil Innova dengan Nomor plat BK 1213 SP yang dikendarai oleh Pasutri berdomisili Kota Subulussalam tersebut.
Hingga hari ini, pencarian hari ke 4 terus digencarkan. Baik dari pihak Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD serta masyarakat Pak-Pak Bharat dan Warga Kota Subulussalam berjibaku melakukan pencarian di Lae Kombih.
Pencarian pun diperluas hingga menyasar objek wisata pemandian Sikelang, Kampong Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, menggunakan perahu karet dari Air Terjun kedabuhan oleh komunitas Arung Jeram dan pihak Kepolisian Kota Subulussalam.
Kepala Kampong Sikelang, juga turut melakukan pencarian terhadap Pasutri yang diduga terjun ke Lae Kombih tersebut, dengan melakukan penyisiran sepanjang bantaran Lae Kobih mulai dari Air Terjun Kedabuhan hingga ke objek wisata Lae Kombih di Sikelang, menggunakan perahu karet.
“Insha Allah kita akan terus berupaya untuk melakukan pencarian terhadap Pasutri yang di duga korban laka mengarah ke Jurang Lae Kombih di Pak-Pak Bharat itu,” ujar Ismail Anak Ampun, Kepala Kampong Sikelang.
Hari ini, ia bersama komunitas Arung Jeram Lae Kombih Kita, berencana akan kembali melakukan penyisiran di Lae Kombih seperti yang telah dilakukan kemarin sore.
“Kemarin kita sudah turun dan hari ini kita juga akan turun kembali bersama bapak Kepolisian, Basarnas dan juga rekan-rekan kita dari Komuditas Arung Jeram Lae Kombih Kita, doa kan semoga hari ini keta mendapat petunjuk baru terhadap korban,” pungkasnya.
Terpantau, pihak Pemerintah Kota Subulussalam telah mendirikan Posko pencarian terhadap Pasutri yang diduga terjun bebas ke Jurang Lae Kombuh tersebut, berlokasi di objek wisata pemandian Lae Sikelang. (*)



