Abdya
Beranda | Masyarakat Gampong Geulumpang Payong Dilatih Fardhu kifayah

Masyarakat Gampong Geulumpang Payong Dilatih Fardhu kifayah

Puluhan peserta tampak mengelilingi area praktik sambil menyaksikan setiap tahapan pengurusan jenazah dalam Pelatihan Fardhu Kifayah yang digelar Pemerintah Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (2-8-2026).

LINEAR.CO.ID| ACEH BARAT DAYA – Puluhan peserta tampak mengelilingi area praktik sambil menyaksikan setiap tahapan pengurusan jenazah dalam Pelatihan Fardhu Kifayah yang digelar Pemerintah Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (2-8-2026).

Kegiatan yang memasuki pelaksanaan tahun kedua ini tidak hanya memberikan pemahaman teori, tetapi juga menghadirkan simulasi langsung mulai dari memandikan, hingga tata cara mengafani jenazah sesuai syariat Islam.

Pelatihan tersebut dipandu oleh Imam Gampong, Tgk Idris, didampingi Tgk Nasrol dan Tgk Min. Dalam simulasi, peserta diperlihatkan secara rinci proses memandikan jenazah menggunakan peraga, mulai dari membersihkan najis, mewudhukan, menyiram tubuh dengan air secara benar, hingga membungkus jenazah menggunakan kain kafan. Puluhan peserta bahkan ikut terlibat langsung agar memahami setiap tahapan secara praktik.

Keuchik Gampong Geulumpang Payong, Khairuddin SH, mengatakan pelatihan Fardhu Kifayah merupakan agenda rutin tahunan pemerintah gampong sebagai upaya menyiapkan masyarakat yang mampu mengurus jenazah ketika dibutuhkan.

“Tahun ini kami sengaja memperbanyak sesi praktik agar masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keberanian dan keterampilan saat menghadapi kondisi sebenarnya,” kata Khairuddin.

Bupati Safaruddin Pertanyakan Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya

Menurutnya, kemampuan mengurus jenazah merupakan bagian dari kewajiban kolektif (fardhu kifayah) yang perlu terus diwariskan, terutama kepada generasi muda. Sebab, tidak semua keluarga memiliki pengalaman atau pengetahuan saat menghadapi musibah kematian.

Sementara itu, Tgk Idris menilai pelatihan praktik lebih efektif dibanding penyampaian materi semata. Dengan simulasi langsung, peserta dapat mengetahui tata cara yang benar, mulai dari memandikan hingga mengafani jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

“Kami ingin masyarakat tidak ragu lagi ketika diminta membantu mengurus jenazah. Semua tahapan diperagakan secara langsung agar mudah dipahami dan dipraktikkan,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung di kantor keuchik Desa Geulumpang Payong itu diikuti puluhan warga, perangkat gampong, Ketua Tuha Peut, serta tokoh masyarakat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik memandikan dan mengafani jenazah yang menjadi fokus utama pelatihan.

Pemerintah Gampong Geulumpang Payong berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan pemahaman keagamaan, sekaligus mencetak lebih banyak warga yang mampu melaksanakan pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.

Bupati Abdya Safaruddin Bentuk Tim Pengawas SPBU Tindak Mobil Siluman

ร—
ร—