Daerah
Beranda | Ariq Zulfasa Terpilih sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Aceh Periode 2026–2027 pada Musyawarah Wilayah III di Universitas Syiah Kuala

Ariq Zulfasa Terpilih sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Aceh Periode 2026–2027 pada Musyawarah Wilayah III di Universitas Syiah Kuala

LINEAR.CO.ID | BANDA ACEH – Musyawarah Wilayah (Muswil) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Aceh ke-III sukses diselenggarakan di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara. Forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa Aceh sekaligus merumuskan arah perjuangan bersama dalam merespons berbagai persoalan daerah dan nasional.

Pada forum tersebut, Ariq Zulfasa dari Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi terpilih sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) BEM SI Aceh Periode 2026–2027 melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan semangat demokrasi, persatuan, dan kolaborasi antarkampus.

Musyawarah Wilayah III BEM SI Aceh dihadiri oleh delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di Aceh, yaitu:

* Universitas Syiah Kuala (USK) – Tuan Rumah

* Poltekkes Kemenkes Aceh

Pelabuhan Sandar Rusak Berat, Nelayan Abdya Mengadu ke Haji Uma

* Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh

* STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

* Universitas Al-Muslim, Bireuen

* Universitas Malikussaleh

* Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah

Haji Uma Desak Pengusutan Tuntas Perampokan Toko Emas Bersenjata di Tapaktuan

* Universitas Samudra

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan kualitas pendidikan tinggi, kesejahteraan mahasiswa, pembangunan daerah Aceh, pengawalan kebijakan publik, penguatan demokrasi kampus, isu lingkungan hidup, hingga optimalisasi peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

Terpilihnya Ariq Zulfasa diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat sinergi antar-BEM se-Aceh serta menghadirkan gerakan mahasiswa yang lebih progresif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya usai terpilih, Ariq Zulfasa menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab kolektif seluruh BEM anggota BEM SI Aceh.

“Kepercayaan ini bukan hanya amanah bagi saya secara pribadi, tetapi juga amanah bagi seluruh BEM yang tergabung dalam BEM SI Wilayah Aceh. Ke depan, kita akan memperkuat kolaborasi, menjaga independensi gerakan mahasiswa, serta menghadirkan solusi dan keberpihakan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Wagub Aceh Kunjungi Persiapan Turnamen Gerindra Cup I di Subulussalam

Sebagai tuan rumah, Universitas Syiah Kuala juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Musyawarah Wilayah III BEM SI Aceh. Forum ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang lebih kuat antarmahasiswa lintas kampus untuk bersama-sama mengawal isu-isu strategis dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh maupun Indonesia.

Musyawarah Wilayah III BEM SI Aceh menegaskan komitmen bersama bahwa gerakan mahasiswa harus tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, menjaga nilai-nilai demokrasi, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif dalam pembangunan bangsa. Forum ini juga memperkuat semangat persatuan mahasiswa Aceh untuk terus menghadirkan gerakan yang berdampak, solutif, dan berkelanjutan.

×
×