LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Memperingati Hari Lahir (Harla) Kejaksaan Republik Indonesia (RI) yang ke 81 Tahun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Subulussalam menggelar gerakan Pangan Geratis serta Peduli Stunting, Senin, (31/08/26).
Kegiatan aksi sosial tersebut, berlangsung di halaman Kejari Kota Subulussalam, yang turut dihadiri oleh Ibu Hamil dan Puluhan anak yang terkena Stunting guna untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menekan angka kekerdilan pada anak.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subulussalam, Andie Saputra, menyampaikan Korps Adhyaksa ingin hadir secara nyata di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, melainkan melalui aksi sosial penanganan isu strategis nasional.
“Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 ini kami jadikan momentum untuk makin dekat dengan rakyat. Melalui pangan murah dan perhatian khusus bagi anak stunting serta ibu hamil, kami berharap dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga kesehatan generasi penerus di Subulussalam,” sampai Andie Saputra.
Pantauan media ini, tampak kerumunan masyarakat dari berbagai Desa di Kota Subulussalam turut memadati lokasi gerakan Pangan pasar murah.
Penyelenggaraan gerakan pangan murah ini dirancang untuk menjaga daya beli warga, sementara intervensi gizi diberikan secara spesifik demi memastikan tumbuh kembang anak di Subulussalam tetap optimal.
Sedangkan peserta penerima bantuan stunting dan ibu hamil secara khusus didatangkan dari beberapa wilayah, di antaranya Desa Penanggalan Barat, Subulussalam Selatan, Lae Oram, hingga Kampung Baru. (*)


