Aceh Utara
Beranda | FKM Pasee Aceh Soroti Lemahnya Konstruksi, Puluhan Huntara Rusak Diterjang Angin

FKM Pasee Aceh Soroti Lemahnya Konstruksi, Puluhan Huntara Rusak Diterjang Angin

LINEAR.CO.ID | ACEH UTARA – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan kembali rusak diterjang angin kencang disertai hujan deras, Selasa (2/6). Sejumlah bangunan roboh dan tak lagi layak huni, memaksa warga korban banjir 2025 kembali mengungsi untuk kedua kalinya.

Kerusakan terjadi di Gampong Rumoh Rayeuk dan Leubok Muku. Di sejumlah titik, bangunan ambruk total, sementara lainnya mengalami kerusakan serius pada atap dan rangka. Fakta ini menegaskan satu hal: huntara yang dibangun sebagai solusi darurat belum mampu menjawab kebutuhan dasar akan keselamatan.

Temuan di lapangan menunjukkan penggunaan material ringan dengan penguatan struktur yang minim. Indikasi ini mengarah pada lemahnya penerapan standar keamanan, atau longgarnya pengawasan teknis sejak tahap pembangunan.

Situasi semakin mengkhawatirkan karena hingga kini hunian tetap (huntap) belum terealisasi secara memadai. Warga masih bertahan di bangunan sementara yang terbukti rapuh. Risiko bencana pun berulang di ruang yang seharusnya menjadi tempat perlindungan terakhir.

Kepala Departemen Pemerintah Politik dan Hukum Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee Aceh sekaligus Ketua Umum BEM Universitas Bumi Persada, Karmila, menilai peristiwa ini bukan semata dampak cuaca ekstrem, melainkan sinyal adanya persoalan serius dalam penanganan pascabencana.

FKM Pasee Aceh Soroti Dugaan Pembiaran di Balik Semburan Gas Berapi Blang Rubek

“Jika hunian sementara tidak mampu melindungi dari risiko dasar seperti angin kencang, maka ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi kegagalan dalam menjamin standar keselamatan,” tegasnya.

Ia mendesak audit terbuka terhadap kualitas pembangunan huntara serta percepatan penyediaan hunian tetap yang layak dan aman.

“Warga tidak boleh terus hidup dalam kondisi rentan. Pemerintah daerah, terutama Bupati Aceh Utara, harus hadir dengan solusi nyata bukan sekadar sementara,” tambahnya.

Hingga kini, penanganan masih terbatas pada pendataan dan evakuasi warga terdampak. Sementara itu, kejelasan mengenai evaluasi menyeluruh dan langkah pencegahan jangka panjang masih belum terlihat.

 

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Rumah dan Warkop Milik Warga Aceh Utara

×
×