Aceh Utara
Beranda | Muhammad Khalis, S.IP Membawa Harapan Baru bagi Tata Kelola PT Bina Usaha Aceh Utara

Muhammad Khalis, S.IP Membawa Harapan Baru bagi Tata Kelola PT Bina Usaha Aceh Utara

LINEAR.CO.ID | ACEH UTARA – Terpilihnya Muhammad Khalis, S.IP sebagai Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara (Perseroda) menandai era baru kepemimpinan generasi muda dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Putra kelahiran Paya Bakong, Aceh Utara, yang dibesarkan dalam kesederhanaan sebagai anak petani ini dinilai memiliki rekam jejak ideal untuk menjalankan fungsi pengawasan strategis.

Alumni FISIP sekaligus mahasiswa Magister Administrasi Publik Universitas Malikussaleh (Unimal) ini memiliki latar belakang yang kuat dalam aspek sosial-politik dan tata kelola pemerintahan.

Penetapan Muhammad Khalis mendapat sambutan hangat dari kalangan aktivis dan tokoh muda daerah. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa generasi muda Aceh Utara kini tidak lagi sekadar menjadi penonton, melainkan pemain kunci dalam menentukan arah pembangunan dan perekonomian daerah.

Rekam Jejak & Pengalaman Organisasi

Aktivisme & Kepemimpinan: Mantan aktivis mahasiswa, aktivis sosial, pemuda yang kritis, serta tanggap dalam berbagai gerakan peduli bencana.

Presiden Mahasiswa Universitas Bumi Persada: Negara Jangan Diam, Demokrasi Tidak Boleh Kalah oleh Intimidasi terhadap Gerakan Mahasiswa

Organisasi: Menjabat sebagai Ketua FIMA Paya Bakong, Wakil Ketua DPW Muda Seudang Aceh Utara, serta dipercaya sebagai Juru Bicara Muda Seudang Aceh.

Kehadiran Khalis di jajaran komisaris dipandang sebagai modal penting untuk memastikan direksi PT Bina Usaha bekerja secara profesional, transparan, dan berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Tantangan BUMD ke depan—yang menuntut kemandirian ekonomi, daya saing usaha, dan pembukaan peluang investasi daerah—diharapkan mampu diimbangi dengan integritas serta independensi pengawasan dari figur muda ini. Partisipasi generasi muda dalam posisi strategis tidak hanya berpotensi mengoptimalkan pengawasan perusahaan, tetapi juga menjadi instrumen nyata untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Utara.

×
×