Daerah
Beranda | Haji Uma Pulangkan Warga Banda Aceh Penderita Edema Paru Akut yang Terlantar Tiga Bulan di Batam, Difasilitasi Dharma Setiawan DPD RI Kepri

Haji Uma Pulangkan Warga Banda Aceh Penderita Edema Paru Akut yang Terlantar Tiga Bulan di Batam, Difasilitasi Dharma Setiawan DPD RI Kepri

LINEAR.CO.ID | BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, membantu memulangkan seorang warga Gampong Alue Naga, Kota Banda Aceh, yang menderita Edema Paru Akut dan terlantar di Batam, Kepulauan Riau, selama sekitar tiga bulan. (3/6/2026)

Warga tersebut bernama Rizal Aswadi Aiyub (39). Selama berada di Batam, kondisi kesehatannya terus menurun hingga hanya mampu beraktivitas menggunakan kursi roda. Ia bahkan diketahui tinggal di hunian yang tidak layak.

Mengetahui kondisi tersebut, dua saudara Rizal, yakni Juariah selaku kakaknya dan Rahmi selaku adiknya, berangkat ke Batam untuk mendampingi sang adik. Namun setelah tiba di sana, keduanya mengalami kesulitan ekonomi dan tidak memiliki biaya untuk membawa Rizal pulang ke Aceh.

Keluarga bersama Keuchik Gampong Alue Naga kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Haji Uma agar dapat memfasilitasi proses pemulangan Rizal beserta kedua saudaranya.

Menindaklanjuti permohonan itu, Haji Uma membeli tiga tiket pesawat rute Batam–Kualanamu. Namun saat hendak berangkat, Rizal tidak diizinkan terbang oleh otoritas Bandara Hang Nadim Batam karena kondisi kesehatannya yang dinilai tidak memungkinkan melakukan perjalanan udara.

FKM Pasee Aceh Soroti Lemahnya Konstruksi, Puluhan Huntara Rusak Diterjang Angin

Akibatnya, ketiga tiket tersebut hangus. Situasi itu membuat kedua saudara Rizal panik dan menangis di bandara karena khawatir tidak dapat membawa kakaknya pulang ke Aceh.

Haji Uma kemudian kembali mengambil langkah dengan membiayai seluruh kebutuhan perjalanan melalui jalur laut dan darat, mulai dari biaya penginapan, konsumsi, tiket kapal Batam–Dumai hingga biaya transportasi darat menuju Banda Aceh.

Selama proses tersebut, Haji Uma turut dibantu oleh Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau, H. Dharma Setiawan, melalui stafnya yang membantu pengantaran dari hotel hingga ke pelabuhan. Haji Uma juga berkoordinasi dengan Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) Batam untuk menjenguk dan mendampingi Rizal selama berada di Batam.

Total biaya yang dikeluarkan Haji Uma dalam proses pemulangan tersebut mencapai Rp8.235.000, termasuk tiket pesawat yang tidak dapat digunakan, biaya penginapan, makan, dan transportasi hingga tiba di Aceh.

“Alhamdulillah, saudara Rizal bersama kedua saudaranya sudah tiba di Banda Aceh dengan selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Zainoel Abidin. Kita berupaya membantu semaksimal mungkin masyarakat Aceh yang mengalami kesulitan di perantauan agar dapat kembali ke kampung halaman dengan aman,” kata Haji Uma.

Curi Besi dan Pot Bunga Pria di Blangpidie Ditangkap Polisi

Rizal dan kedua saudaranya tiba di Banda Aceh pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Haji Uma juga menyampaikan apresiasi kepada H. Dharma Setiawan dan jajaran yang telah membantu proses fasilitasi selama di Batam.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dharma Setiawan yang telah ikut membantu memfasilitasi proses pendampingan di Batam. Terima kasih juga kepada PERMASA Batam yang telah menjenguk dan memberikan perhatian kepada saudara Rizal selama menjalani masa sulitnya di perantauan,” ujar Haji Uma.

Menurutnya, sinergi dan kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu warga Aceh yang menghadapi musibah atau kesulitan saat berada di luar daerah.

Tokoh Barsela Dukung Mualem Blok Andaman Diolah di Aceh
×
×