LINEAR.CO.ID | ACEH TIMUR – Personel Polsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, Polda Aceh mengamankan seorang pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dalam penggerebekan di sebuah rumah di Dusun Istirahat, Desa Tanoh Anou, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Kapolsek Idi Rayeuk AKP JM Tambunan, S.H menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pesta sabu di rumah yang menjadi lokasi penggerebekan. Informasi itu diterima polisi sekitar pukul 01.00 WIB.
โSetelah menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung kami perintahkan untuk melakukan penyelidikan guna memastikan informasi tersebut,โ ujar AKP JM Tambunan, Selasa (12/5/2026).
Usai melakukan pemantauan di sekitar lokasi, petugas bersama sejumlah warga kemudian mendatangi rumah yang dicurigai. Di dalam rumah tersebut, polisi mendapati seorang perempuan berinisial PIT (40) bersama seorang pria yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.
Saat dilakukan penggeledahan terhadap pria tersebut, petugas menemukan tiga paket sabu yang disembunyikan di dalam celana dalam dan dibungkus menggunakan tisu putih.
Pria yang diamankan diketahui berinisial MU (28), seorang wiraswasta asal Desa Dama Pulo Sa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.
Selain mengamankan terduga pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa tiga paket sabu, satu kaca pirex, satu unit telepon genggam, serta satu sendok rakitan yang terbuat dari pipet plastik.
Setelah diamankan, MU langsung dibawa ke Mapolsek Idi Rayeuk untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum penanganan lebih lanjut dikoordinasikan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur guna pengembangan kasus dan penyelidikan terkait asal-usul narkotika tersebut.
Kapolsek Idi Rayeuk juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.
โPemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan aparat penegak hukum saja, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,โ pungkasnya.



