LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengakibatkan amblasnya tebing di kediaman Rumah Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh, tepat di Dusun Alue Trienggadeng, Desa Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (7-5-2026) dini hari sekira pukul 01.00 WIB ini, mengancam langsung kediaman Pimpinan Dayah, Tgk H Farmadi ZA MSc, setelah material tanah dan beton di area tersebut mulai retak dan runtuh.
Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Tgk H Farmadi ZA MSc, menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi tanah yang kian memburuk. Menurutnya, jika tidak segera ada penanganan dari pihak terkait, kerusakan tersebut berpotensi memicu longsor susulan yang lebih besar.
“Kejadiannya sangat cepat, sekitar jam satu dini hari tadi saat hujan deras masih mengguyur. Saat ini kondisi tebing di samping rumah sudah sangat mengkhawatirkan karena retakan tanah terus melebar dan struktur lantai beton dan penyangga di pinggir tebing mulai pecah serta bergeser,” ungkap sosok yang akrab disapa Abu Farmadi tersebut.
Ia menambahkan bahwa posisi bangunan kini berada di titik kritis. Pergerakan tanah yang terus terjadi dikhawatirkan akan merembet ke fondasi utama rumah jika curah hujan terus meningkat.
“Kami sangat berharap ada langkah penanggulangan segera, baik itu pemasangan tanggul darurat atau penguatan tebing dari pemerintah maupun instansi terkait,” tuturnya.
Jika dibiarkan tanpa penanganan cepat, pihaknya khawatir akan terjadi longsor besar yang tidak hanya meruntuhkan bangunan rumah, tapi juga mengancam keselamatan pihaknya dan keluarga yang tinggal di sini.
“Kondisinya sekarang sudah ‘lampu merah’, retakan sudah semakin mendekati dinding bangunan,” pungkasnya. (*)



