Abdya
Beranda | Tinggal Dirumah Nyaris Roboh, Zulkifli Bertahan Dalam Keterbatasan

Tinggal Dirumah Nyaris Roboh, Zulkifli Bertahan Dalam Keterbatasan

Foto : Sebuah rumah di Gampong Keudeh Baro kecamatan Kuala Batee Aceh Barat Daya menjadi saksi perjuangan hidup pasangan suami istri Zulkifli beserta istri Rosmawati, beserta dua anaknya Rahmad Hidayat dan Siti Haji.

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Sebuah rumah di Gampong Keudeh Baro kecamatan Kuala Batee Aceh Barat Daya menjadi saksi perjuangan hidup pasangan suami istri Zulkifli beserta istri Rosmawati, beserta dua anaknya Rahmad Hidayat dan Siti Haji.

Dirumah yang sederhana serta nyaris roboh mereka tinggal yang sangat jauh dari kata layak.

Atap rumah terlihat rusak dan mulai ambruk. Dinding papan juga sudah rapuh akibat termakan usia. Bagian depan rumah tampak miring, sementara lantai dan tiang penyangga terlihat tidak lagi kokoh.

Kondisi tersebut membuat keluarga penghuni harus hidup dalam rasa khawatir, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan itu.

Keuchik Gampong Keude Baro, T. Cut Zaitar T Hukom, mengatakan keluarga Zulfikli sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni.

Andri Nofidar Resmi Dilantik Kacabdisdik Wilayah Abdya Ketua Kobar GB Harapan Baru Dunia Pendidikan

Ia berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera memberi perhatian agar keluarga tersebut bisa tinggal dengan aman dan nyaman.

โ€œRumah ini memang sudah sangat memprihatinkan. Kami berharap ada bantuan rehab rumah atau program rumah layak huni untuk keluarga Pak Zulfikli,โ€ kata T. Cut Zaitar T Hukom kepada wartawan, Minggu (10-8-2025).

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga Zulfikli juga terbatas sehingga mereka belum mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

Karena itu, dukungan dari pemerintah dan para dermawan sangat diharapkan.

Ia menjelaskan, pemerintah gampong sudah beberapa kali mendata kondisi rumah warga yang membutuhkan bantuan, termasuk rumah milik Zulfikli.

93 Calon Jamaah Haji Jalani Prosesi Peusijuk Sebelum ke Baitullah

Namun hingga kini keluarga tersebut belum menerima program bantuan pembangunan rumah.

โ€œHarapan kami tentu ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun instansi terkait supaya warga kurang mampu seperti ini bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,โ€ ujarnya.

Warga sekitar juga mengaku prihatin melihat kondisi rumah tersebut. Mereka berharap bantuan segera turun sebelum bangunan mengalami kerusakan yang lebih parah dan membahayakan penghuni.

Saat ini, keluarga Zulfikli tetap bertahan di rumah sederhana itu karena belum memiliki pilihan tempat tinggal lain. Mereka berharap ada kepedulian dari berbagai pihak agar dapat menikmati hunian yang aman dan layak seperti masyarakat lainnya.

Miris! SMP 3 Blangpidie Terancam Tutup, Imbas Kekurangan Murid
ร—
ร—