Abdya
Beranda | 10 Hektar Sawah di Tangan Tangan Terendam Banjir

10 Hektar Sawah di Tangan Tangan Terendam Banjir

Foto : Petano sedang melihat sawah mereka yang terendam banjir. Jum'at 20-12-2024.

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Sedikitnya 10 hektare lahan sawah produktif di Desa (Gampong) Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) direndam air luapan.

Luapan airย tersebut berasal dari saluran pembuang dan saluran sekunder yang mengalami penyumbatan juga pendangkalan di kawasan setempat.

Sejumlah lahan sawah yangย terendamย air tersebut sudah ditanami padi olehย petaniย setempat.

Namun, luapan air yang tak kunjung surut membuat tanaman padi mati bahkan diserang hama keong.
Mirisnya lagi, petani belum bisa melakukan upaya penananam ulang lantaran belum ada cara untuk mengurangi debit air dari dalam bedeng-bedeng sawah tersebut.

Untuk itu, Asnawi selaku Sekdes Kuta Bak Drien berharap pemerintah daerah dapat melakukan upaya untuk menanggulangi persoalan yang sudah sangat mendesak tersebut.

UPTD Puskesmas Babahrot Santuni Puluhan Anak Yatim

โ€œKita berharap pemerintah mampu menyelesaikan kondisi lahan sawah petani yang sudah dirasakan selama empat tahun itu,โ€ katanya di lokasi setempat, Kamis (19/12/2024).
Menurut Asnawi, ada beberapa persoalan yang harus diselesaikan dalam penanganan bencana luapan air itu.

Di antaranya, melakukan pembersihan saluranย drainaseย dan normalisasi pada saluran sekunder agar luapan air akan cepat terbuang dari lahan sawah tersebut.

Kemudian, lanjutnya, ada beberapa dinding pengaman saluran juga sudah ambruk dan mesti diperbaiki untuk memperlancar aliran air.

Dengan perbaikan itu, tebing saluran juga tidak akan terjadi longsor kerena digerus air.

โ€œKita meminta perhatian serius dari pemerintah melalui instansi terkait agar drainase dan saluran yang bermasalah ini tidak mengancam penghasilan petani,โ€ ujar Asnawi bersama petani lainnya.

Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Es DPK Abdya Kini Memasuki Babak Baru

Sementara itu, Camat Tangan-Tangan Jasmadi yang menerima langsung laporan dari para petani, sudah melakukan pengecekan ke lapangan dan mencari sumber masalahnya.(*)

ร—
ร—