LINEAR.CO.ID| ACEH BARAT DAYA – Sejak sepekan terakhir, para petani di Gampong Alu Pisang kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merasa kewalahan dalam menghadapi kawanan hama burung pipit yang menyerang tanaman padi mereka yang sudah mulai menguning.
Hal tersebut diungkapkan oleh Keuchik Gampong Alu Pisang Mukhsin, kawanan burung sangat susah di usir.
โHama burung ini benar-benar membuat kami petani kewalahan. Kami usir di sini, burungnya terbang ke tempat lain. Diusir dari sana terbangnya ke sini,” kata Mukhsin
Dia mengaku, harus susah payah bersama dengan petani lainnya mengusir hama burung pipit yang secara bergerombolan memakan bibit padinya yang baru di tabur.
Menurut dia, serangan hama burung dimulai pagi hingga pukul 10.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB hingga matahari tenggelam.
“Kalau siang hari saat cuacanya panas, hama burung tidak ada. Hama burung mengganggu bibit padi ketika cuaca mulai dingin,” tukas Iftar.
Dia menyebutkan, untuk menyelamatkan benih padi itu dirinya dan petani lainnya harus stanby di dekat sawah.
Ia berharap, ada inovasi dari penyuluh dan dinas pertanian tentang cara efektif mengusir burung itu, sehingga pihaknya tidak kewalahan saat gerombolan burung pipit datang.
โKarena jika dibiarkan, maka ini akan merugikan petani”.



