LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Warga di sekitar perairan Lae Kombih, Kampong Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran bantaran sungai tersebut, Jumat, (25/09/26).
Kabar penemuan sesosok mayat laki-laki itu pun sontak menarik perhatian masyarakat setempat dan pihak Kepolisan langsung melakukan penanganan.
Usai melakukan proses Evakuasi, pihak Kepolisan langsung melakukan identifikasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Sakti Kota Subulussalam.
Humas RSUD Merah Sakti Kota Subulussalam Nurdin, SKM.MM mengatakan. Hasil pemeriksaan awal oleh dr. Cici Juniarsi DKK serta pihak Kepolisian menemukan, Kondisi Mayat mengelupas dan Bengkak sekujur tubuh.
Bagian Kepala tampak gepeng miring ke Kanan, Wajah tidak dapat di kenali, Mata sebelah kiri tampak putih dan kedua bola matanya keluar, Gigi atas tinggal 1, Gigi bawah patah 3, bagian Kelamin robek ยฑ13 CM, dengan Tinggi Badan 144 CM.
Meskipun jenis kelamin korban sudah diketahui, identitas lengkap mengenai nama maupun asal-usul korban masih dalam tahap penyelidikan lebih dalam oleh pihak kepolisian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab pasti kematian korban.
Disamping itu, Dirut RSUD Merah Sakti Kota Subulussalam via Telpon kepada Linear.co.id memberikan imbauan kepada Masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir guna mempercepat proses identifikasi.
“Jika dalam waktu tiga hari kedepan tidak ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, terpaksa kita melakukan proses lebih lanjut untuk melakukan penanganan terhadap si Mayat,” jelas dr Dewi Sartika Dirut RSUD Merah Sakti Subulussalam. (*)


