LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Sebelumnya terberitakan ada dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Subulussalam tidak beroperasi. Kini bertambah Lima dan menjadi Tujuh SPPG terpaksa tutup untuk sementara, Kamis, (11/6/26).
Ketujuh dapur SPPG ini terpaksa ditutup, lantaran belum menerima pencairan dana Virtual Acount (VA) dari pusat ke dapur MBG tersebut.
Ada pun dapur SPPG yang tidak beroperasiaonal untuk sementara waktu ini.
โ Dapur SPPG di Lae Pemulaan, Jalan Syekh Hamzah Fansury, Kecamatan Rundeng di kelola oleh Rizky Sinaga.
โ Dapur SPPG Pasar Rundeng, Jalan Raja Adil, Kecamatan Rundeng, yang dikelola oleh Ilham Nawati.
โ Dapur SPPG Penanggalan Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, yang dikelola oleh Ridwansyah Harahap.
โ Dapur SPPG Penanggalan, Lorong At-Taubah, Desa Penanggallan, Kecamatan Penanggalan, yang dikelola oleh Ihsan Karina Bancin.
โ Dapur SPPG Subulussalam Timur, Jalan Raja Tua, Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, yang di kelola oleh Dedi Zasmawadi.
โ Dapur SPPG Desa Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat.
โ Dapur SPPG Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kota Subulussalam, Sartika Anggraini mengatakan, hingga hari ini, ketujuh Dapur SPPG tersebut, terpaksa tidak beroperasiaonal untuk sementara waktu.
“Per hari ini Dapur SPPG yang tidak beroperasiaonal ada tujuh SPPG,” ujar Sartika Anggraini.
Semtara itu, pihaknya tengah menunggu adanya respon cepat dari pusat agar segera mentransfer dana Virtual Acount (VA) masing-masing SPPG itu agar dapat beroperasional kembali.
“Saat ini kami tengah menunggu, semoga dana segera masuk, dan SPPG bisa beroperasional kembali,” harapnya.
Terkait keluhan para penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) disasaran dapur SPPG yang tidak beroperasiaonal itu, masih dikatakan belum mendapat keluhan dari para penerima manfaat.
“Kita belum ada mendapat keluhan dari para penerima manfaat MBG di dapur SPPG yang tidak beroperasiaonal ini,” pungkas Sartika Anggraini.
Ia pun memastikan, jika dana tersebut telah masuk di virtual Account SPPG, tentunya kedua SPPG itu dapat segera beroperasioanl kembali seperti biasanya.
“Kita telah berkomunikasi langsung ke pusat, terkait belum di cairkannya dana VA masing-masing dapur SPPG, hingga untuk sementara waktu beberapa SPPG tidak beroperasiaonal. Alhamdulillah mendapat tanggapan positif, Insha Allah dalam waktu dekat ini akan segera di transfer. mudah-mudahan tidak ada kendala, agar dapur SPPG ini dapat beroperasi kembali seperti biasanya,” tandas Sartika Anggraini. (*)



