LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Barat Daya resmi dilantik, pada Sabtu , 11-03-2026. Zulfan Aweng jabat sebagai ketua periode 2025-2030 bersama pengurus yang akan segera membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat Kecamatan dan Desa.
Aweng dilantik bersama dengan pengurus
Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Abdya periode 2025-2030 oleh Ketua DPW TNI Aceh, Cut Muhammad, di aula Tgk Dikila, Kantor Bapperida Abdya.
Pelantikan tersebut, turut hadir Bupati Abdya Safaruddin, Wakil Bupati Zaman Akli, Ketua DPW TNI Aceh, Cut Muhammad, beserta Sekretaris Nabhani, dan perwakilan unsur Forkopimda Abdya.
Kepengurusan DPD TMI Abdya periode pertama ini, Zulfan Awenk, menjabat sebagai ketua, Zulhelmi Hakim, Sekretaris, dan Anton Sumarno bendahara.
Sekretaris DPW TMI Aceh, Nabhani, dalam sambutannya mengatakan kehadiran TMI untuk membina para poktan dan gapoktan agar hasil panen meningkat.
Selain itu, sambungnya, juga melakukan modernisasi pertanian kearah yang lebih canggih untuk swasembada pangan nasional, yang merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto.
“Untuk meningkatkan hasil panen petani di daerah, swasembada pangan tentunya akan terjaga. Kita juga meminta para kelompok tani di Abdya agar berkoordinasi dengan pengurus TMI Abdya untuk mengusulkan program, agar anggaran Kementerian bisa dibawa pulang ke Abdya,” ucapnya.
Dalam waktu dekat ini, katanya, kakan diberikan alsintan, saluran tersier atau jaringan irigasi dari pemerintah pusat untuk membantu para petani di daerah yang terkendala dengan sumber air.
Kepada pengurus DPD TMI yang baru dilantik, ia meminta agar berkoordinasi dengan DPW TMI Aceh untuk mendapatkan bantuan pertanian.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Abdya yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan pengurus DPD TMI Abdya ini. Kami juga mengucapkan selamat atas pelantikan para pengurus TNI Abdya periode 2025-2030,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD TMI Abdya, Zulfan Awenk, mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung dan mensupport sehingga pengurus TMI Abdya bisa dilantik.
Ia menyebutkan, kehadiran TMI di Abdya jangan sempat membebani pemerintah daerah dan jangan mengambil keuntungan di organisasi tersebut.
Karena, kata Awenk, kehadiran organisasi TMI di Abdya untuk mendukung produktivitas para petani.
“TMI ini merupakan mitra pemerintah dalam mengawal program Presiden RI Prabowo Subianto, mengawal visi misi Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli di sektor pertanian di Abdya,” ucapnya.
Ia menegaskan, di lembaga TMI bukan tempat mencari keuntungan pribadi, melainkan tempat pengabdian untuk membuktikan bahwa kehadiran TMI akan merubah dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam ketahanan pangan di Abdya.
“Buktikan bahwa kehadiran TMI di Abdya akan ?membawa perubahan. Insya Allah, kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Abdya melalui Dinas Pertanian dalam melobi dan menjemput progam pertanian di kementerian, sehingga dapat membuahkan hasil bagi petani Abdya,” pungkas Awenk. (*)



