Aceh Utara
Beranda | Ramadhan di Pengungsian: KAMOE dan Relawan Gelar Buka Puasa Bersama serta Cukur Rambut Gratis

Ramadhan di Pengungsian: KAMOE dan Relawan Gelar Buka Puasa Bersama serta Cukur Rambut Gratis

LINEAR.CO.ID | ACEH UTARA – Menjelang lima hari menuju Hari Raya Idul Fitri, Koalisi Muda Nanggroe (KAMOE) menggelar kegiatan kemanusiaan di tenda pengungsian Desa Buket Linteng, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini meliputi buka puasa bersama, distribusi logistik bantuan, serta layanan cukur rambut gratis bagi para pengungsi yang terdampak banjir.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang hingga saat ini masih bertahan di tenda pengungsian pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, para relawan hadir tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga semangat kebersamaan dan dukungan moral bagi para pengungsi.

Dalam pelaksanaannya, KAMOE berkolaborasi bersama Sekolah Sagu, IPNU Lhokseumawe, organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Awak Lhokseumawe, serta didukung oleh insan pers yang turut membantu menyuarakan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di pengungsian. Kolaborasi lintas komunitas ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Selain membagikan bantuan logistik dan menyediakan hidangan berbuka puasa, kegiatan ini juga menghadirkan layanan cukur rambut gratis bagi anak-anak hingga orang dewasa di pengungsian. Layanan ini disambut dengan antusias oleh para pengungsi, terutama anak-anak yang tampak gembira dapat merapikan rambut mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Founder KAMOE, Allam Thoriq Aku, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian anak muda Aceh terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Timur Tinjau Hasil Panen Padi Warga di Kecamatan Peureulak

“Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kepedulian dan kebersamaan. KAMOE bersama seluruh relawan dan mitra ingin hadir langsung di tengah masyarakat yang saat ini masih berada di pengungsian. Walaupun bantuan yang kami bawa mungkin tidak besar, namun kami berharap ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Allam Thoriq.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga tentang menghadirkan semangat dan harapan bagi para pengungsi.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di pengungsian tidak merasa sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan terus berupaya membantu mereka. Semoga kebersamaan sederhana melalui buka puasa bersama ini dapat menghadirkan kebahagiaan di tengah situasi yang sedang mereka hadapi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Allam Thoriq juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kepedulian terhadap kondisi masyarakat Aceh yang hingga kini masih dalam proses pemulihan pasca bencana.

“Aceh belum sepenuhnya pulih. Karena itu mari kita terus hadir, terus peduli, dan terus bergerak bersama. Gerakan kecil yang kita lakukan hari ini adalah harapan dan masa depan bagi saudara-saudara kita yang masih berada di pengungsian. InsyaAllah dengan kebersamaan dan kepedulian, Aceh akan bangkit kembali,” tutupnya.

Komunitas Security Lingkar Tambang PT Medco E&P Malaka Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Kegiatan buka puasa bersama ini kemudian ditutup dengan santap hidangan khas Aceh, yaitu Kuah Beulangong, yang dinikmati bersama oleh para pengungsi dan relawan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di tenda pengungsian, menjadi momen yang menguatkan semangat solidaritas dan kepedulian di bulan suci Ramadhan.

×
×