LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Ditengah dinamika politik tengah memanas antara legislatif dan eksekutif, yang sedang bergulir di gedung Dewan. Ridwan Husain ingatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Subulussalam untuk memprioritaskan kepentingan rakyat, Sabtu, (31/1/26).
Kata Ridwan Husein yang merupakan Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh (PA) Kota Subulussalam ini, salah satu hal yg tidak boleh tertunda, merupakan kepentingan rakyat.
Dijelaskannya, seperti pembahasan dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Tahun Anggaran (TA) 2026 yang merupakan salah satu denyut nadi kehidupan masyarakat.
‘APBK bukan sekedar angka diatas kertas, disana ada nasib Guru Honorer, Tenaga Kesehatan, Pembangunan Desa, hingga perlindungan sosial yang paling rentan dan lain sebagainya untuk pembangunan Kota ini,” ujar Ridwan Husein.
Masih kata Ridwan Husein, menunda-nunda pembahasan APBK tersebut, sama dengan menunda hak rakyat untuk hidup lebih layak, dirambah lagi yang sudah hampir memasuki bulan suci Ramadhan 2026.
Menurut Ridwan Husein, DPRK adalah rumah aspirasi, tempat suara publik menentukan jalannya. Justru disaat situasi politik menghangat, kearifan dan kedewasaan wakil rakyat itu sangat diuji apakah mampu memisahkan dinamika politik dengan tanggung jawab konstitusional.
“Saat ini, rakyat hanya meminta wakilnya untuk tetap bekerja, tetap fokus, dan menomorsatukan kebutuhan bersama. Karena pada akhirnya politik akan berlalu, namun dampak anggaran tentunya dirasakan setiap hari oleh rakyat,” tandas Ridwan Husein.
Ridwan Husein berharap agar kebijaksanaan selalu menyertai setiap langkah anggota DPRK Kota Subulussalam untuk segera membahas dan mengesahkan APBK TA 2026 tersebut.
“Kita berharap proses pembahasan APBK TA 2026, segera dapat disahkan dan hak interpelasi yang digemakan itu juga dapat dijalankan setelah ketuk palu pengesahan APBK TA 2026,” pungkas Ridwan Husein. (*)


