LINEAR.CO.ID – Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Kewajiban ini ditegaskan dalam Al-Qur’an dan menjadi ibadah utama di bulan suci Ramadan. Dalam menjalankannya, niat menjadi bagian yang sangat penting karena menentukan sah atau tidaknya ibadah puasa.
Pengertian Niat Puasa Ramadhan
Secara bahasa, niat berarti maksud atau keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu. Dalam konteks ibadah, niat adalah tekad di dalam hati untuk melaksanakan suatu amalan semata-mata karena Allah SWT.
Dalam puasa Ramadhan, niat berarti berniat menjalankan puasa wajib pada bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala. Niat tidak harus diucapkan secara lisan, tetapi cukup di dalam hati. Namun, melafalkannya dianjurkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan hati.
Lafal Niat Puasa Ramadhan
Berikut adalah lafal niat puasa Ramadhan yang umum dibaca pada malam hari:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَىLatin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.Artinya:
“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Sebagian ulama berpendapat bahwa niat dilakukan setiap malam sebelum fajar selama bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Imam An-Nasa’i, bahwa siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak sah puasanya.
Waktu Niat Puasa
Niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari, mulai dari terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar (waktu Subuh). Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk berniat setelah salat Maghrib atau sebelum tidur.
Beberapa mazhab memperbolehkan niat puasa Ramadhan dilakukan sekali di awal bulan untuk sebulan penuh, namun tetap lebih utama memperbarui niat setiap malam agar lebih berhati-hati dan menjaga kesungguhan.
Keutamaan Puasa Ramadhan
Puasa di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
Menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Melatih kesabaran dan pengendalian diri.
Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari dan Muslim).
Niat adalah syarat utama dalam menjalankan puasa Ramadhan. Tanpa niat, puasa tidak sah. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya memastikan telah berniat sebelum terbit fajar. Meskipun niat cukup di dalam hati, melafalkannya dapat membantu meneguhkan tekad dalam beribadah.
Semoga kita semua diberi kemudahan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Aamiin.


