LINEAR.CO.ID – Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Setiap malamnya memiliki nilai ibadah yang sangat besar, termasuk malam ketiga pelaksanaan sholat tarawih. Meskipun secara umum keutamaan tarawih berlaku sepanjang Ramadan, banyak ulama menyebutkan keistimewaan khusus pada tiap malam sebagai motivasi untuk meningkatkan semangat ibadah.
Berikut beberapa faedah dan kelebihan sholat malam tarawih ke-3:
1. Mendapat Ampunan dari Allah SWT
Salah satu keutamaan utama tarawih adalah diampuninya dosa-dosa yang telah lalu bagi orang yang melaksanakannya dengan iman dan penuh pengharapan pahala. Pada malam ketiga, ini menjadi momentum untuk semakin memperbanyak istighfar dan memperbaiki diri.
Ampunan Allah adalah anugerah terbesar yang menjadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
2. Dicatat sebagai Hamba yang Taat
Orang yang konsisten menghadiri sholat tarawih hingga malam ketiga menunjukkan kesungguhan dalam ibadah. Kesungguhan ini menjadi tanda ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT. Dalam bulan Ramadan, setiap amal dilipatgandakan pahalanya.
3. Didoakan Malaikat
Dalam berbagai penjelasan ulama tentang fadha’il Ramadan, disebutkan bahwa orang yang menghidupkan malam dengan ibadah akan didoakan oleh para malaikat. Doa malaikat adalah doa yang mustajab karena mereka makhluk yang senantiasa taat dan tidak pernah bermaksiat.
4. Hati Menjadi Lebih Tenang dan Bersih
Sholat malam, termasuk tarawih, memiliki pengaruh besar terhadap ketenangan jiwa. Pada malam ketiga, biasanya hati mulai lebih terbiasa dengan suasana ibadah Ramadan. Bacaan Al-Qur’an yang didengarkan dan sujud yang panjang membantu melembutkan hati serta membersihkan jiwa dari kegelisahan.
5. Melatih Istiqamah dalam Ibadah
Memasuki malam ketiga berarti seseorang mulai membangun konsistensi. Istiqamah adalah kunci keberhasilan dalam ibadah. Dengan menjaga semangat sejak awal Ramadan, insyaAllah seseorang akan mampu bertahan hingga akhir bulan dan meraih kemuliaan malam-malam terakhir.
Sholat malam tarawih ke-3 bukan hanya tentang jumlah rakaat, tetapi tentang kualitas keikhlasan dan kesungguhan hati. Keutamaannya terletak pada iman, harapan akan pahala, dan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadan.
Semoga kita termasuk orang-orang yang mampu menghidupkan malam-malam Ramadan dengan penuh keimanan dan mendapatkan rahmat serta ampunan-Nya. Aamiin.


