Abdya
Beranda | Dugaan Korupsi Bimtek di DPMP4, Pimpinan Dewan Abdya Minta APH Usut Tuntas

Dugaan Korupsi Bimtek di DPMP4, Pimpinan Dewan Abdya Minta APH Usut Tuntas

Foto : Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Nurdianto.

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Nurdianto menemukan adanya dugaan korupsi dalam kegiatan Bimtek Siskeudes Online yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) kabupaten setempat.

Menurut Nurdianto, kegiatan yang diselenggarakan di Banda Aceh pada Februari 2025 lalu itu menguras anggaran Rp3,3 juta per orang. Di mana, DPMP4 Abdya mewajibkan setiap desa mengirim dua orang untuk kegiatan tersebut.

“Kegiatan Bimtek Siskeudes Online itu dibuat di Banda Aceh, dari surat yang diterima Keuchik yang selenggarakan DPMP4 Abdya langsung tidak ada pihak ketiga, yang ikut kegiatan itu 2 orang yaitu operator desa dan kaur perencanaan, dan anggarannya Rp3,3 juta per orang,” kata Nurdianto, Sabtu (30-08-2025).

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, pihak penyelenggara diduga memanipulasi data atau laporan selama kegiatan tersebut. Di mana, setiap peserta diminta uang penginapan Rp500 ribu per malam.

“Menurut laporan masyarakat yang disampaikan sama kita, para penyelenggara memanipulasi beal penginapan. Para peserta menginap di hotel hanya satu hingga dua malam, tapi dalam laporan 3 malam, ini kan fiktif, dan hitungannya itu bukan per kamar, tapi per orang diminta Rp500 ribu, bayangkan dalam satu kamar ada 2 orang yang menginap,” sebutnya.

Anggota DPRA Romi Syah Putra Tegas Tolak Korporasi Tambang di Kuala Batee

Tidak hanya itu, kata Nurdianto, kegiatan Bimtek yang dilaksanakan pihak DPMP4 itu terkesan memaksa. Karena, setiap desa diwajibkan ikut dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan itu kayak dipaksakan kalau pengakuan yang kita terima, sebab acaranya tidak jelas, ada yang 1 orang yang ikut dan ada yang 2 orang per desa, kemudian acaranya ada yang 1 hari dan ada 2 hari, inikan terkesan ngak jelas acaranya,” ucap Nurdianto.

Politisi Demokrat itu berharap, agar pihak kepolisian dapat mengusut kegiatan Bimtek Siskeudes Online. Sehingga penggunaan dana desa dapat dipertanggung jawabkan dengan semestinya.

“Untuk itu agar persoalan Bimtek ini kita minta Polres Abdya untuk mengusut tuntas. Agar tidak ada pihak yang menyelewengkan  dana desa untuk menguntungkan pihak tertentu, apalagi yang kita dengar kegiatan ini melihatkan staf hingga pejabat di DPMP4 Abdya,” pungkas Nurdianto.(*)

Kementrian Kehutanan Verifikasi Usulan Tiga KTH di Abdya
×
×