LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Deru kendaraan yang membawa logistik kemanusiaan kembali bergerak dari Aceh Barat Daya (Abdya) menuju wilayah terdampak banjir. Solidaritas lintas daerah itu digalang Askarimah setempat yang kembali menyalurkan bantuan tahap II bagi korban banjir di Aceh Utara (Acut) dan Pidie Jaya (Pijay).
Aksi kemanusiaan lanjutan ini dilakukan setelah bantuan tahap pertama dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan warga di lapangan. Sejumlah masyarakat masih berjuang membersihkan rumah, memulihkan aktivitas harian, dan memenuhi kebutuhan dasar pascabanjir.
Dalam penyaluran kali ini, Askarimah Abdya tidak bergerak sendiri. Organisasi perempuan tersebut berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Abdya, menyasar tiga titik lokasi di Aceh Utara dan Pidie Jaya yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.
Ketua Askarimah Abdya, Safrida, mengatakan pengantaran bantuan secara langsung merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian berkelanjutan terhadap para korban bencana.
“Kami melihat secara nyata bahwa saudara-saudara kita di lokasi banjir masih membutuhkan uluran tangan, terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan perlengkapan pembersihan rumah pascabanjir,” tutur Safrida kepada media ini pada saat proses keberangkatan Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, Askarimah Abdya bersama DPW JASA Abdya kembali membuka donasi tahap kedua guna menjawab kebutuhan mendesak tersebut. Bantuan yang terkumpul kemudian diantarkan langsung agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak.
“Hari ini kami berangkat mengantar langsung bantuan tahap kedua ke Aceh Utara dan Pidie Jaya. Ini adalah komitmen kami untuk tetap hadir bersama masyarakat hingga mereka benar-benar bangkit dari dampak bencana,” pungkas Safrida.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Askarimah Abdya berharap kehadiran mereka tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antarwilayah di Aceh.(*)


