LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Proyek pekerjaan pembangunan rabat beton di Kampong Baru, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, telah rampung pada pertengahan Desember 2025 lalu. Senin, (12/1/26).
Pembangunan rabat beton di Kampong Baru ini, merupakan akses menuju perkebunan warga setempat, untuk kelancaran aktivitas perkebunan yang selama ini dikeluhkan warga. Lantaran akses tersebut, sangat parah, sehingga dilakukan pembangunan rabat beton.
Proyek pembangunan rabat beton tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBK) Subulussalam, Tahun Anggaran (TA) 2025.
Dengan volume, lebar 350 Centi Meter dan Panjang pekerjaan 63 Meter. Karena permintaan warga setempat, pihak rekanan melakukan penambahan 2 Meter. Sehingga panjang rabat beton itu menjadi 65 Meter.
Sesuai Spesifikasi volume pekerjaan telah rampung pada Desember 2025 kemarin. Namun, adanya permintaan warga desa untuk menambah 2 Meter lagi agar tersambung ke rabat beton lama. Karena itu, terkendala dengan tidak adanya orang kerja karena libur tahun baru. Minggu kemarin, ada orang kerja sehingga melakukan pekerjaan yang dimintai oleh warga Kampong Baru tersebut.
“Pekerjaan ini udah siap pada Desember lalu, sehingga kita melebihkan 2 Meter, lantaran diminta oleh warga kampong Baru. Karena libur tahun baru, tidak ada pekerja. Kebetulan, kemarin penambahan 2 Meter itu dikerjakan sekaligus mengamankan alat kerja yang tinggal di lapangan. 2 meter ini murni diluar dari kontrak kerja,” kata IK pekerja Rabat Beton di Kampong Baru.
Penambahan 2 Meter, merupakan bakti sosialnya untuk warga. Ia pun menyayangkan pekerjaan tersebut dituding sebagai proyek siluman.
“Penambahan 2 Meter itu, diluar spesifikasi. Itu murni permintaan warga dan saya anggap sebagai bhakti sosial saya karena materialnya juga lebih. Bagaimana mungkin itu dikatakan proyek siluman, seluruhnya mengikui SOP begitu juga dengan plang informasi proyek nya ada terpasang,” ujar IK.
Dengan adanya bangunan rabat beton tersebut, warga setempat dapat melakukan aktivitas menuju perkebunannya dengan nyaman. Ia berharap, bangunan itu dapat di rawat oleh warga demi kelancaran bersama. (*)


