Abdya
Beranda | Atasi Antrian Panjang, Mus Seudong Sarankan Layanan SPBU Buka 24 Jam

Atasi Antrian Panjang, Mus Seudong Sarankan Layanan SPBU Buka 24 Jam

Foto : Wakil ketua I DPRK Abdya Mustiari Sarankan Layanan SPBU Buka 24 Jam.

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Hingga saat ini sangat di sayangkan belum ada SPBU yang buka 24 jam. Baik SPBU yang berlokasi di Kecamatan Susoh, Blangpidie maupun di kecamatan Babahrot.

“Apabila ada yang buka 24 jam, kemungkinan besar antrian panjang yang mewarnai setiap SPBU yang beroperasi bisa berkurang. Bahkan ada kemungkinan itu menjadi solusi atasi antrian tersebut,” kata wakil ketua I DPRK Abdya Tgk. Mustiari yang akrab di sapa Mus Seudong

Sampai saat ini antrian panjang baik roda dua dan empat di sejumlah SPBU hingga mengular ke badan masih terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Antrian panjang ini disebabkan lantaran warga merasa takut tidak mendapat bahan bakar pasca sejumlah wilayah di Aceh dilanda banjir dan longsor.

Mus Seudong menyebutkan, sekarang warga yang antri minyak begitu panjang, bahkan sudah sampai ke badan jalan sampai membuat macet. Kalau ini terus dibiarkan kita takut warga yang tidak mendapat minyak karena sudah lama antri akan kecewa dan merusak fasilitas galon,”katanya Minggu (30-11-2025).

Imbas Mati Lampu, RSUTP Sempat Alami Gangguan Saat Jadwal Operasi

Dia menyebutkan, warga yang antri minyak tidak hanya terjadi pada siang hari bahkan sampai malam hari. Maka dari itu masyarakat meminta agar SPBU bisa membuka layanan rute 24 jam.

“Sekarang lampu padam, jaringan internet lelet, setidaknya dengan kondisi seperti ini janganlah ditambah lagi warga lelah dengan antrian minyak untuk keperluan sehari-hari. Jadi kami meminta sementara waktu sampai kondisi benar-benar normal kembali pihak SPBU bisa membuat layanan 24 jam,” katanya.

Anehnya lagi, katanya, ditengah antrian panjang para pengencer malah menjual minyak dengan harga begitu mahal. Bahkan, katanya, di tingkat pengencer ada yang menjual minyak jenis pertalite mencapai Rp25 sampai Rp30 ribu perliter.

“Ini aneh, warga begitu susah antri untuk mendapat minyak di galon, kenapa pengencer begitu banyak membuka lapak secara terang-terangan. Parahnya lagi harga mereka jual begitu mahal. Yang jadi pertanyaan dari mana mereka mendapat minyak apakah ada dugaan bermain dengan pihak galon. Maka dari itu, kami juga meminta pihak aparat untuk menindaklanjuti persoalan ini,”.(*)

Listrik Masih Padam, SPBU di Abdya Terpaksa Tutup Gegara Genset Rusak
×
×