Subulussalam

Terkesan Tak Bertanggungjawab, Adira Subulussalam Abaikan Hak Konsumen

164
×

Terkesan Tak Bertanggungjawab, Adira Subulussalam Abaikan Hak Konsumen

Sebarkan artikel ini

LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Adira Finance Cabang Kota Subulussalam terkesan tidak bertanggungjawab dan mengabaikan hak konsumen, hingga menuai keluhan, Selasa, (30/04/24).

Seperti yang dialami Sulaiman warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil. Ia merupakan konsumen Adira Finance dari Tahun 2019.

Sulaiman telah membayar angsuran Mobil Dum Truck selama 32 (Tiga Puluh Dua) kali dari 35 (Tiga Puluh Lima) kali angsuran, semenjak tahun 2019 lalu.

Sisa 3 (Tiga) Bulan terakhir, Sulaiman sempat melakukan request Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) pada Mei 2023. Hingga saat ini, pihak Adira Kota Subulussalam belum mampu menunjukan BPKB tersebut. Terpaksa, Sulaiman menunda sisa angsuran itu.

Pihak Adira pun mengatakan bahwa BPKBnya masih berada di Showroom dan belum menyerahkan ke Adira Finance. Ini pun menjadi pertanyaan besar, unit yang di kredit Sulaiman yang hampir lunas tersebut, surat-suratnya belum di selesaikan oleh Adira Finance.

Bahkan, Kepala kantor Adira Cabang Kota Subulussalam Rahmat, saat di tanyai oleh Sulaiman dan beberapa awak media terkait prihal BPKB tersebut, pihak Adira mengatakan BPKBnya masih di Showroom PT Dipo Internasional Pahala Otomotif.

“Sampai saat ini, BPKB nya belum di serahkan oleh pihak Showroom mobil PT Dipo Internasional Pahala Otomotif,” sampai Rahmat, Senin, (29/04/24).

Disana, Kepala Adira Cabang Kota Subulussalam itu pun menyarankan agar Sulaiman mengurus Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) nya terlebih dahulu. Sulaiman pun merasa Adira Finance tidak bertanggungjawab dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen.

“Saya selama ini membayar angsuran ke Adira, malah pihak Adira mempersulit saya dengan menyuruh mengurus SRUT,” cetus Sulaiman.

Keprofesionalitas Adira Finance pun di pertanyakan. Diketahui Adira Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan kendaraan. Namun, Sulaiman merasa tidak di untungkan dalam hal tersebut.

Tidak hanya itu saja, hingga saat ini, Sulaiman belum juga menerima Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Mobil yang di kreditnya dari Adira Finance. Rencananya, Sulaiman akan melaporkan hal tersebut ke pihak Kepolisian. (*)