Lhokseumawe

Camerad SMuR dianiaya ajudan rektor unimal, Ketua SMuR Kutuk Keras Tindakan Represifitas

36
×

Camerad SMuR dianiaya ajudan rektor unimal, Ketua SMuR Kutuk Keras Tindakan Represifitas

Sebarkan artikel ini

LINEAR.CO.ID | LHOKSEUMAWE – Smur mengecam keras tindakan represifitas pihak kemanan kampus Unimal yang mencekik mahasiswa saat melakukan aksi demontrasi.

Ketua sSmur Rizal Bahari meminta Prof.Herman Fitra sebagai rektor Malikusaleh harus bertanggung jawab atas tindakan dari pihak keamanan kampus yang jelas-jelas tidak dibenarkan dalam undang-undang, Kekerasan yang dilakukan pihak keamanan Unimal ini terjadi dengan sepengetahuan Rektor.

“Maaf jika saya mengatakan bahwa perlakuan mereka seperti preman bayaran. Kenyataan ini bukan tanpa sebab dan alasan, disini Rektor Unimal selain tidak memberi perhatian besar pada konflik yang terjadi tetapi juga ikut merecoki mahasiswa dengan membuat ketidakamanan, konflik yang berlarut larut, kumudian kebijakan yang bercampur baur. Jika prof Herman Fitrah ini memang punya tujuan melindungi mahasiswa, penyelesaain 12 kasus pelecehan seksual adalah bukti keberadaan Rektor Unimal. tetapi, jika konflik ini tidak bisa diselesaikan maka tidak saja rektor Unimal menghina Mahasiswa, tetapi juga menganiaya Mahasiswa nya sendiri,” Ujar Rizal ketua Smur Lhoksemawe.

Rizal bahari juga menjelaskan, Kemampuan Rektor Unimal prof. Herman Fitrah, dinilai tumpul dalam menyikapi ledakan konflik yang terjadi di Universitas Malikussaleh, Ketumpulan Rektor Unimal dalam berfikir dipertontonkan melalui carut marut penyelesaain 12 kasus pelecehan seksual yang hampir satu tahun berlangsung belum mendapat gambaran bagaimana solusi penyelesaianya, hingga hari ini mahasiswa terus merasakan ketertindasan dan intimidasi preman bayaran yang dilakukan oleh Rektor Unimal.

Pihak kampus seharusnya menyikapi aspirasi yang di sampaikan mahasiswa Terlebih yang ingin di sampaikan oleh mahasiswa tentang nasib generasi aceh dan seluruh muda mudi indonesia yang menempuh pendidikan di kampus ini.

Korban tindakan kekerasan dengan cara mencekik yang dilakukan oleh pihak keamanan Unimal merupakan Camerad SMuR Lhokseumawe, Kami mengutuk keras tindakan kekejaman ini, rektor harus menangung dosa, maka kami meminta komnas ham harus memeriksa rektor unimal jangan sampai publik menduga tindakan keji ini di sengajai oleh rektor Unimal terhadap mahasiswa yang berasal dari Camerad kami.